I’tikaf

97 Lihat

Nama:Siti syahrizan (201427)
Manajemen pendidikan Islam, semester 2, A2
Judul:i’tikaf

*I’tikaf* ialah diam (berhenti) di dalam masjid dengan cara yang tertentu ,sebagaimana akan dijelaskan nanti. Hukum iktikaf itu sunnah pada tiap-tiap waktu, terlebih lagi sesudah tanggal 20 Ramadan sampai akhirnya.
*”Dari aisyah, “Rasulullah shallallahu alaihi wasallam melakukan itikaf pada sepuluh hari hari akhir bulan Ramadan sampai beliau meninggal dunia,”(riwayat Bukhari dan Muslim)*

*Rukun i’tikaf*
1.niat, kalau mengerjakan i’tikaf yang dinazarkan maka wajib dan niat fardhu agar berbeda dengan yang sunat.
2. Berhenti dalam masjid sekurang-kurangnya sekadar yang dinamakan berhenti.

*Firman Allah SWT: “(tetapi) janganlah kamu campur i mereka (istri kamu), itu, sedangkan kamu beriktikaf dalam masjid.”(Al-baqarah :187)*

3. Orang yang itikaf disyaratkan kan: (a)Islam(b)berakal(c)suci dari hadast besar

*Yang membatalkan i’tikaf*
1.bersetubuh
2.keluar dari masjid dengan tidak ada uzur(halangan)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *