SATRIO M.A DIALOG INTERAKTIF RRI TANJUNGPINANG AGENDA PARADIGMA ” KEMULIAAN ISLAM”

52 Lihat

TANJUNGPINANG- Radio Republik Indonesia Kota Tanjungpinang gelar Dialog interaktif agenda acara paradigma bersama Pemandu jalannya Dialog Ustadz Muhammad Ali Yusren, narasumber Satrio,M.A Dosen STAIN SAR Kepulauan Riau,Ustadz Muhammad Alfatoni,M.Pd Ketua Yayasan Mualaf Center Kepulauan Riau,dan di temani seorang Mualaf Pak Muhammad Sulthan.Acara dialog di gelar di pro 1 RRI Tanjungpinang pada Jumat 18/02/21.Adapun materi yang di taja kali ini adalah tentang kemuliaan Islam,suatu materi akan memberikan motifasi bagi seorang mualaf agar tetap istiqamah dalam menjalankan agama Islam.

Ada menarik dalam dialog interaktif ini di awali dengan pernyaataa Satrio,M.A menyampaikan pengalaman ribadi nya pernah mengislamkan seorang perempuanMahasiswa Kampus Suwasta di Kota Batam pada tahun 2016 silam,bahwa seorang Mualaf berangkat dari rasa bahagia dan senang melihat orang sholat berjamaah di Masjid,mendengar suara azan di setiap waktu sholat,maka dengan itu ia tertarik masuk agama Islam.

Kemudian di lanjutkan seorang mualaf Muhammad Sulthan seorang Mualaf sebelunya beragama Budha,menceritakan bahwa ia tertarik masuk Islam berawal dari mendengarkan kajian di youtube salah satunya di sampaikan oleh Ustadz Zakir Naik dari Malaysia yang mengatakan bahwa bacalah Al Quran dan terjemahannya akan mendapatkan ketenangan.Nah dari hal ini lah Muhammad Sultan walaupun waktu itu belum masuk Islam,Ia membaca Al Quran dan terjemahannya di mulai dari surat Al Fatihah,Al baqarah sampau surat ke dua puluh,maka dia memahami bahwa Islam itu adalah agama yang benar.Lalu Muhammad Sultan tertarik masuk Islam menyampaikan pada kedua orang tuanya.Orang tua awalnya merasa keberatan namun karna Muhammad Sultan sudah berumur dewasa,maka orang tuanya mengizinkannya untuk memeluk agama baru nya yakni Islam.

Ketua Yayasan Mualaf Center dalam dialog ini menyampaikan bahwa perannya sebagai ketua sangat lah baik dalam mengembangkan mualaf center.Adapun setiap ada mualaf langsung di bina oleh Yayasan Mualaf Center yang beralamat di kilometer 8 atas.Lalu selanjutnya materi agama yang di ajarkan kepada Mualaf adalah materi baca Al Quran Sejarah Nabi dan lain sebagainya.

Kemudian selanjutnya Satrio MA menyampaikan pertanyaan kepada mualaf Pak Muhammad Sulthan apa yang di rasakan setelah masuk Islam,maka ia menjawab ada rasa ketenangan dekat dengan Allah,dengan beribadah,berzikir dan lain sebagainya.Kita Doakan semoga akan bertambah saudara seiman untuk masa yang akan datang dan juga untuk Yayasan Mulaf Center Kepulauan Riau terus berkembang dalam melakukan pembinaan kepada Mualaf di kepulauan Riau.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat