AJARAN TASAWUF : PENGERTIAN, SEJARAH KEMUNCULAN, DAN DALILNYA

312 Lihat

Istilah tasawuf secara etimologi berasal dari bahasa Arab dari kata ”tashowwafa – yatashowwafu – tashowwuf” mengandung makna berbulu yang banyak, yakni menjadi seorang sufi atau menyerupainya dengan ciri khas pakaiannya terbuat dari bulu domba atau wol, walaupun pada prakteknya tidak semua ahli sufi pakaiannya menggunakan wol.

Definisi tasawuf secara terminologi setidaknya terdapat 11 (sebelas) definisi tasawuf yang dimunculkan oleh para praktisi tasawuf. Dari kesebelas definisi tersebut dapat diambil pemahaman bahwa tasawuf adalah: (1) akhlak mulia dan muraqabah kepada Tuhan (Ihsan); (2) cinta dan kasih sayang (Mahabbah) kepada Tuhan; (3) inti atau akar agama guna mencapai kedamaian hati; (4) mengkonsentrasikan pikiran kepada Allah atau penyatuan; (5) kontemplasi yang bertualang menuju tahta ketuhanan; (6) penjagaan seseorang terhadap imajinasi dan perkiraan guna mendapatkan keyakinan atau kepastian; (7) penyerahan jiwa kepada Tuhan; (8) jalan iman dan penegasan persatuan kepada Tuhan; (9) jalan yang halus dan diterangi untuk menuju surga yang paling mulia; (10) jalan untuk menemukan rasa agama; dan (11) syari’at.

sumber ajaran tasawuf adalah bersumber dari Al-Qur’an dan Al-Hadits.

  • Goldziher mengatakan, bahwa tasawuf sebagai salah satu warisan ajaran dari berbagai agama dan kepercayaan yang mendahului dan bersentuhan dengan Islam. Bahkan berpendapat bahwa beberapa ide Al-Qur’an juga merupakan hasil pengolahan ideologi agama dan kepercayaan lain.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *