Arab Melayu

269 Lihat

1. Arab Melayu adalah tulisan yang menggunakan aksara/huruf Arab Hijaiyah dengan bahasa Melayu

2. Arab Melayu itu muncul bersamaan dengan penyebaran Islam ketanah Melayu, yaitu sejak masa kerajaan samudera pasai di Aceh dan menyebar ke kerajaan Melayu-islam. Hal itu diperkenalkan oleh ulama para penyebar Islam dengan menulis ajaran-ajaran Islam termasuk melalui karya-karya kesusastraan Melayu-islam, seperti hikayat syair dan sebagainya.

3. Menulis dan membaca tulisan huruf Jawi mempunyai kaedah tersendiri dan mempunyai keunikan tersendiri pula. Pengetahuan yang harus dimiliki dalam menulis dan membaca tulisan huruf Jawi adalah mengetahui semua kaedah atau tata cara menulis dan membaca tulisan Jawi diantara nya adalah;  mengenal dan mampu menuliskan aksara Jawi dalam semua bentuk perubahan nya yaitu huruf yang berdiri sendiri berada di awal kata, ditengah kata dan diakhir kata.

4. Dengan berkembangnya agama Islam di Indonesia maka sudah tentu pula ajaran-ajaran nya semakin berkembang pula dengan melalui tulisan aksara Arab Melayu (Jawi) , baik di dunia pendidikan seperti disekolah umum dan khusus nya di sekolah agama terutama di pondok-pondok pesantren di Indonesia. Dengan masuknya bangsa Eropa ke Indonesia dan membawa nilai-nilai barat dan tentu nilai-nilai tersebut mau tidak mau mengalami perubahan dan pergeseran. Diantaranya adalah kedudukan aksara Arab Melayu mulai lah sedikit demi sedikit tergusur.

5. Kitab Jawi (Arab Melayu) sudah ada sejak abad ke-17. Nuruddin Al-Raniri (w. 1658) dan Abdurrauf singkel (w.1693) adalah dua dari banyak nama yang telah menghasilkan naskah-naskah Islam dalam tulisan Jawi. Kedua ulama tersebut menghasilkan sejumlah kitab yang membahas berbagai aspek ilmu agama yang ditulis dengan huruf Jawi.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *